Selasa, 19 Desember 2023
Tim MTs Juara I Bola Voli HAB Kemenag di Kecamatan Cisaga
Jumat, 08 Desember 2023
Berbahasa Indonesia Sesuai Suasana Sebagai Pemersatu Bangsa
Berbahasa
Indonesia Sesuai Suasana Sebagai Pemersatu Bangsa
Titin Latifah, S.Ag.
(ASN Guru Bahasa Indonesia di MTsN 16 Ciamis)
A. Pendahuluan
Sejak dahulu,
bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang multikultural dan sekaligus juga
multilingual. Hal ini berarti bahwa setiap suku atau kelompok etnik mempunyai
tradisi dan kebudayaan sendiri, termasuk keanekaan bahasanya. Bahasa-bahasa
kelompok etnik tersebut, atau lebih dikenal sebagai bahasa daerah, selain
dituturkan dan didukung oleh jumlah kelompok penutur yang sangat variatif, juga
memiliki wilayah yang tersebar luas.
Tersebarnya
bahasa daerah tertentu ke wilayah lain di Nusantara tentunya memungkinkan terjadinya
persaingan antarbahasa daerah tersebut. Kalau dibiarkan pergesekan antarbahasa
daerah tersebut, dikhawatirkan akan menjadi pemicu disintegrasi bangsa. Apalagi
wilayah Indonesia memiliki banyak pulau dan memiliki banyak ragam budaya, hal
ini tentunya akan berimbas kepada persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk mempersatukan
bangsa yang berbeda beda budaya salah satunya adalah dengan bahasa nasional
yaitu bahasa Indonesia yang sesuai suasana wilayah.
Bahasa yang masih hidup akan senantiasa mengalami perubahan, termasuk bahasa Indonesia. Perubahan itu sejalan dengan perubahan yang terjadi di masyarakat penuturnya dan juga karena kebutuhan masyarakat terhadap bahasa yang bersangkutan. Selain itu, luas wilayah pemakaian bahasa Indonesia yang tersebar di pulau-pulau yang secara geografis terpisahkan oleh laut memungkinkan terjadinya perubahan-perubahan di tiap-tiap daerah. Oleh karena itu, perlu diadakan upaya pembinaan dan pengembangan bahasa yang berkesinambungan dengan prinsip berbahasa yang sesuai suasana, walau acapkali yang dianggap baik belum tentu benar secara keilmuan (kaidah tata bahasa Indonesia).
B. Pembahasan
Pengembangan
bahasa Indonesia dilakukan melalui pemekaran kosakata. Pemekaran kosakata yang
paling penting adalah dengan menggali potensi kosakata dari bahasa serumpun dalam
hal ini adalah bahasa daerah yang tersebar di seluruh Nusantara. Dengan
demikian, setiap keunggulan bahasa lokal akan menempati porsinya dalam
membangun bahasa Indonesia yang merupakan bahasa persatuan. Dengan bersatunya
seluruh wilayah Nusantara melalui sarana bahasa nasional, mudah-mudahan
pertahanan bangsa akan semakin kokoh.
Yang menjadi
titik fokus dalam pembahasan ini adalah tentang bahasa Indonesia yang baik
belum tentu benar; dan bahasa Indonesia yang benar belum tentu baik. Maka dalam
hal ini perlu berbahasa sesuai suasana, sehingga dapat dimengerti bagaimana
konsep bahasa Indonesia yang baik dan benar itu serta pentingnya penggunaan
bahasa yang baik dan benar tersebut.
Bahasa
Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki fungsi mempersatukan masyarakat
Indonesia yang berasal dari beragam bahasa ibu. Perlu diketahui bahwa bahasa
adalah pendukung utama dalam berkomunikasi antar sesama, agar pesan dapat
tersampaikan dengan baik kepada orang yang melakukan interaksi dan komunikasi.
Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang mampu menjadi jembatan komunikasi
antarsuku yang memiliki bahasa daerah yang berbeda-beda (Puspitasari, 2017:23).
Oleh karena itu, Diperlukan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar agar
dalam penyampaiannya tidak menimbulkan permasalahan karena kesalahpahaman. Dalam
hal ini, ketepatan kaidah tata bahasa, intonasi, serta ekspresi menjadi
komponen yang harus dipenuhi oleh sang pembicara dalam melakukan komunikasi.
Kemampuan
bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi penting untuk dipelajari. Karena pada
dasarnya manusia memerlukan suatu aturan yang baku untuk berkomunikasi dengan
yang lainnya. Agar dapat menyampaikan ide atau gagasan dengan baik dan benar
diperlukan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Senada dengan itu,
Puspitasari (2017:81) menyatakan bahwa kemampuan berbahasa yang dimiliki dapat
mempermudah penyampaian ide atau gagasan dalam berkomunikasi. Keberadaan bahasa
tidak dapat dilepaskan dari pengaruh sosial. Dimana bahasa itu tumbuh di situ
pula bahasa tersebut terbentuk. Hal ini karena mengungkapkan bahwa bahasa
memiliki sifat yang unik dan berhubungan sangat erat dengan budaya masyarakat
pemakainya.
Bahasa
Indonesia yang baik belum tentu benar. Bahasa Indonesia yang benar belum tentu
baik. Dalam konteks ini, bahwa bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa yang
digunakan sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku. Oleh karena itu,
Kemampuan berbahasa yang baik yaitu menyesuaikan dengan lawan bicara, topik
pembicaraan dan situasi pembicaraan. Sedangkan bahasa Indonesia yang benar
merujuk pada penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan aturan atau kaidah
yang berlaku. Dengan kata lain, bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang
taat terhadap asas dan kaidah yang digunakan.
Penggunaan
bahasa gaul oleh masyarakat dapat menimbulkan dampak negatif pada masa yang
akan datang terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.
Kurangnya pengetahuan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dan
berkembangnya bahasa gaul di masyarakat menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia
agar bahasa Indonesia tidak asing di negerinya sendiri. Agar bahasa Indonesia
tidak menjadi bahasa asing di negeri kita sendiri maka keberadaannya senantiasa
harus dipelihara dan perkembangannya harus dicermati. Pada situasi formal,
penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang
berlaku menjadi prioritas utama. Karena jika ada penyimpangan dari kaidah yang
berlaku dapat mempengaruhi makna pesan yang disampaikan.
Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah yang sesuai dengan situasi dan kondisi di tempat terjadinya interaksi dan komunikasi. Maka pemilihan kata-kata yang sesuai untuk kepentingan interaksi sosial sangat tergantung pada budaya tempat bahasa itu digunakan. Misalnya, dalam situasi akrab dan santai, seperti di tempat hiburan atau warung kopi hendaklah menggunakan bahasa Indonesia yang tidak resmi. Dalam situasi formal seperti perkuliahan, seminar, dan acara formal hendaklah menggunakan bahasa Indonesia yang resmi dan formal. Oleh karena itu, dalam penggunaannya bahasa Indonesia harus dengan norma kemasyarakatan yang berlaku.
C. Penutup
Bahasa Indonesia hingga kini menjadi perisai pemersatu bangsa. Sampai saat ini, bahasa Indonesia belum pernah dijadikan sumber permasalahan oleh masyarakat pemakainya yang berasal dari berbagai ragam suku dan daerah. Hal ini dapat terjadi, karena bahasa Indonesia dapat menempatkan dirinya sebagai sarana komunikasi efektif, berdampingan dan bersama-sama dengan bahasa daerah yang ada di Nusantara dalam mengembangkan dan melancarkan berbagai aspek kehidupan dan kebudayaan melalui berbahasa sesuai suasana. Hal ini pulalah yang menjadikan bahasa Indonesia sebagai sarana pemersatu bangsa dari ancaman disintegrasi.
Daftar Pustaka
Arifin, Zaenal. 2002. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akademika
Pressindo.Lauder,
Multamia.2008. Orientasi Pengembangan Kosakata Dalam Menyongsong
Masyarakat Madani di Indonesia. Jakarta: Depdiknas Pusat Bahasa.
Moeliono, Anton. 1981. Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Ancangan Alternatif di Dalam Perencanaan Bahasa. Jakarta: Djambatan.
Rusyana, Yus. 1984. Bahasa dan Sastra dalam Gamitan Pendidikan.
Bandung: CV Diponegoro.
Sudibyo, Bambang. 2008. Bahasa Indonesia Wajib Dipakai di
Sekolah Internasional. Media Indoensia, Edisi 17 Februari 2008.
Sugono, Dendy. 1989. Berbahasa Indonesia dengan Benar.
Jakarta: PT Priastu.
Kamis, 07 Desember 2023
Senin, 04 Desember 2023
MTsN 16 Ciamis Terapkan ASAS dan PAS Berbasis Android
Selasa, 28 November 2023
Sri Nuraeni, S.Pd.
SRI NURAENI, S.Pd.
Mumu Murdani, S.Pd.
Jabatan:
Guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
"Kehidupan manusia tidak dapat terlepas dari kondisi alam semesta di sekitarnya. Fenomena alam perlu dipahami setiap manusia untuk menjalani kehidupannya"
Jumat, 29 September 2023
Siswa MTsN 16 Ciamis Ikuti Lomba Kaligrafi Dalam Peringatan Maulid Nabi
Cisaga Ciamis – Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. 1445 H, MTsN 16 Ciamis mengadakan berbagai kegiatan bagi siswa-siswinya, Jumat (29/9/2023).
Beragama kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan diawali Gema ad-Dibai’ dan Barzanji, lantunan Shalawat Nabi, lalu tausiah keagamaan oleh Ketua MUI Desa Bangunharja, dan setelahnya shalat Jumat digelar lomba kaligrafi antar siswa.
Perlombaan yang digelar tersebut mendapatkan sambutan yang antusias dari semua siswa. Salah satu lomba yang banyak diminati siswa adalah lomba kaligrafi. Hal ini terbukti dari banyaknya siswa yang mengikuti unjuk talenta mengikuti karya kaligrafinya.
Peserta lomba kaligrafi tersebut adalah perwakilan kelas 7, kelas 8, dan kelas 9, yang keseluruhan peserta mencapai 62 siswa di bawah koordinator Tarjono, S.Ag, M.Pd.I dibantu Didi Heryadi, S.Ag. dan Neli Nuraeni, S.Ag.
Penilaian khat/style kaligrafi yang dinilai oleh 3 dewan juri yang telah mumpuni dalam bidang kaligrafi. Juri Pertama, yakni Hasbi Habibi, S.Pd.I, M.Pd., Juri Kedua Hamidatul Aliyah, S.Pd. dan Juri Ketiga Titin Latifah, S.Ag.
“Setelah itu saya dan teman-teman juri kaligrafi berkumpul untuk musyawarah terkait komponen penilaian dan rentang nilai yang akan diberikan. Alhamdulillah, kami telah menyepakati untuk menilai khat/style, pewarnaan, dan ornamennya. Selain itu, kami juga telah menyepakati rentang nilai yang akan diberikan yakni 0-100,” ungkap Hamidaul Aliyah, penanggung jawab keagamaan sekaligus salah satu juri lomba kaligrafi.
Berdasarkan akumulasi nilai dari ketiga juri, maka lomba kaligrafi dalam rangka Peringatan Maulid Nabi 1445 H dimenangkan oleh Ririn Anggraeni dengan total nilai 743 sebagai Juara Pertama, disusul oleh Denansa Azmi Khumaira dengan total nilai 733 sebagai Juara Kedua, lalu Arini Siam Hayati dengan total nilai 693 sebagai Juara Ketiga. Untuk Harapan Pertama diraih oleh Yulianti Wulandari dengan perolehan nilai 662, dan Harapan Kedua diraih oleh Lusiana Ulfah dengan perolehan nilai 660.
“Untuk penyerahan sertifikat kejuaraan akan diberikan langsung selepas upacara hari Senin tanggal 2 Oktober 2023,” pungkas Tarjono. []
Senin, 18 September 2023
Hari Pertama ANBK 2023 MTsN 16 Ciamis, Berjalan Sukses dan Lancar
Cisaga Ciamis - Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2023 MTsN 16 Ciamis hari pertama berjalan dengan lancar dan sukses, Senin (18/9/2023). Kegiatan tersebut terjadwal mulai Senin-Selasa tanggal 18 s.d 19 September 2023 di laboratorium komputer MTsN 16 Ciamis.
Pelaksanaan ANBK 2023 diikuti seluruh
peserta didik kelas VIII. Untuk Pelaksanaan ANBK dilaksanakan sebanyak 2 sesi,
dengan perincian sesi 1 (07.30-09.40), dan sesi 2 (10.40-12.50). Walaupun di setiap
sesinya beberapa siswa kembali login ulang, seluruhnya dapat menyelesaikan soal
sampai akhir.
Menurut laporan tim ANBK 2023 MTsN
16 Ciamis, pada hari pertama sesi pertama dan sesi kedua aman dan terkendali. Tidak
ada kendala berat atau fatal selama pelaksanaannya, semua berjalan sukses dan lancar.
Menanggapi hasil pelaksanaan ANBK
2023, Plt. Kepala MTsN 16 Ciamis, Sukmawan, S.Pd.I, M.Si. bersyukur karena
semua berjalan dengan lancar dan sukses sesuai harapan. “Alhamdulillah,
pelaksanaan ANBK 2023 di MTsN 16 Ciamis walau jauh dari perkotaan dapat sukses
dan berjalan lancar. Terima kasih atas kerja sama yang baik dari tim ANBK 2023 MTsN
16 Ciamis dan terima kasih kepada seluruh siswa/siswi karena sudah berusaha
semaksimal mungkin,” ucapnya.
Di lain waktu, yakni sebelum
pelaksanaan ANBK dimulai Sukmawan, S.Pd.I, M.Si. juga menyampaikan beberapa
hal. “Mudah-mudahan Peserta Didik MTsN 16 Ciamis yang mengikuti ANBK 2023 ini
mendapatkan nilai yang baik, dan semoga mutu/kualitas pendidikan di MTsN 16
Ciamis dapat meningkat sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan ANBK, semoga
semakin “BerGeMa” dan jangan lupa usaha dan juga doa,” pungkasnya. []
Sabtu, 09 September 2023
MTsN 16 Ciamis Menjadi Garda Depan Kirab Merah Putih di Acara Gong Perdamaian
Gong Perdamaian Dunia (World Peace Gong) di Ciamis saatnya ditabuh atau dibunyikan. Gong ini hanya setahun sekali dibunyikan, yakni pada saat hari peringatan saja, tepatnya pada tanggal 9 September.
Perayaan Hari Ulang Tahun (milangkala) Gong Perdamaian Dunia yang ke-14 tahun 2023 di Situs Ciung Wanara Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat berlangsung meriah, Sabtu (9/9/2023).
Gong Perdamaian Dunia yang ada di Kabupaten Ciamis ini merupakan 1 dari 5 gong yang ada di Indonesia. 4 gong lainnya berada di Bali, Ambon, Palu dan Blitar. Ukuran Gong Perdamaian Dunia di Ciamis pun merupakan yang terbesar, yakni memiliki diameter 3,33 meter. Sedangkan gong yang lainnya hanya sekitar 2,80 meter. Gong ini terbuat dari perunggu dan plat besi yang dibuat di Yogyakarta.
Pada milangkala Gong Perdamaian Dunia di Ciamis tahun 2023 menjadi ajang launching ikon wisata Priatim Geulis. Sehingga tradisi menabuh Gong Perdamaian Dunia tahun ini menandai lahirnya branding wisata terpadu Priatim Geulis.
Sebelum acara puncak, perayaan ini dimulai dengan Prosesi Kirab Merah Putih yang panjangnya 10001 meter dari Situs Cikahuripan menuju halaman Pusat Budaya Gong Perdamaian Dunia. Yang menjadi garda depan dalam prosesi Kirab Merah Putih ini adalah Paskibra MTsN 16 Ciamis, yang diikuti oleh pelajar lainnya, guru-guru, dan budayawan. Dalam hal ini guru-guru MTsN 16 Ciamis dan tim pelatih Paskibra pun turut memeriahkan acara ini.
Saat tiba di lokasi finish, Kirab Merah Putih yang dikomandoi Paskibra MTsN 16 Ciamis ini disambut langsung oleh Bupati Ciamis, Wakil Bupati, Dandim 0613 Ciamis, tokoh budaya nusantara, dan tokoh lintas agama.
Plt. Kepala MTsN 16 Ciamis, Sukmawan, S.Pd.I, M.S.i. didampingi Kepala Desa Bangunharja, Carikin, S.Ag., M.Pd.I merasa bangga atas kepercayaan Pemkab Ciamis melalui Disbudpora kepada MTsN 16 Ciamis.
“Alhamdulillah, sekolah kami, khususnya Paskibra MTsN 16 Ciamis dipercaya untuk menjadi garda depan dalam prosesi Kirab Merah Putih di acara Gong Perdamaian Dunia. Semoga MTsN 16 Ciamis lebih bergema lagi yang telah ikut andil dalam mendukung indeks pendidikan dan moderasi beragama di Kabupaten Ciamis,” ujar Sukmawan, S.Pd.I., M.S.i., yang diamini Kepala Tata Usaha, Karman, S.Pd.I. ***
Pewarta : Kang Hasbi Habibi
Kamis, 17 Agustus 2023
Paskibra MTsN 16 Ciamis Sukses Jalankan Tugas Dalam HUT RI Ke-78
Sebanyak 31 peserta didik yang tergabung dalam Tim Paskibra MTs Negeri 16 Ciamis tampil mengesankan dan berkontribusi positif mengawal suksesnya pelaksanaan upacara. Pada upacara pengibaran bendera HUT RI ke-78 sebagai komandan, Syifa Nuraeni; pembawa baki, Titin Rahayu/Sela Prebianti, sebagai pengerek dan pembentang bendera Merah Putih, Arini Siam Hayati dan Sri Yunengsih.
Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Kepala Desa Bangunharja, Carikin, S.Ag., M.Pd.I. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan meneladani semangat juang serta mendoakan arwah para pahlawan.
Pihak MTsN 16 Ciamis, yang diwakili Kepala Tata Usaha, Karman, S.Pd.I. didampingi pelatih Paskibra, Titin Latifah, S.Ag. dan Susi Sulastri, S.Pd. mengungkapkan, “Kami dari pihak sekolah merasa bangga anak didiknya berhasil melaksanakan tugas pengibaran bendera saat upacara HUT RI ke-78 tingkat Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga.”
Menurutnya, tim Paskibra MTsN 16 Ciamis melakukan latihan khusus untuk acara HUT RI ke-78 ini kurang dari tiga minggu, namun dapat menjalankan tugas dengan baik, begitu pun Paduan Suara MTsN 16 Ciamis (di bawah asuhan, Didi Heryadi, S.Ag.) dapat melaksanakan tugasnya dengan hebat dan cukup berkesan.
“Paskibra MTsN 16 Ciamis memiliki nama Paskibra ‘Bergema’, yang artinya Paskibra yang Bersama-sama Bergerak Maju,” ungkap Titin Latifah, S.Ag. diamini guru-guru yang lain.
Dalam hal ini, Kepala MTsN 16 Ciamis, Sukmawan, S.Pd.I., M.Si. mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu suksesnya upacara bendera Peringatan HUT RI ke-78 tingkat Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga.
“Terima kasih sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Paskibra ‘Bergema’ MTsN 16 Ciamis berikut petugas Paduan Suara atas suksesnya melaksanakan misi tugas mulia sehingga kegiatan upacara berjalan lancar,” pungkasnya.
@MTsN16CmsNews
Rabu, 16 Agustus 2023
Selasa, 15 Agustus 2023
31 Anggota Paskibra MTsN 16 Ciamis Dikukuhkan

Sabtu, 12 Agustus 2023
MTsN 16 Ciamis Mengikuti Jambore Pramuka Madrasah Tingkat Provinsi Jabar
MTs Negeri 16 Ciamis mengirimkan 2 regu penggalang putra dan putri (setiap regunya berjumlah 8 orang). Kegiatan Jambore Pramuka Madrasah ini bertempat di Bumi Perkemahan Kiarapayung Jatinangor Kabupaten Sumedang yang berlangsung dari tanggal 12 s.d. 14 Agustus 2023.
Pembina Pramuka MTsN 16 Ciamis, Tarjono, S.Ag., M.Pd.I. mengatakan, "Sebelum berangkat para peserta diberikan pelatihan gabungan sebagai agenda besar yang diikuti anggota Pramuka Penggalang di tingkat Madrasah.
Kegiatan ini, kata dia, bisa dijadikan sebagai momen dan pengalaman yang berharga bagi peserta didik yang mengikuti kegiatan pertemuan besar bagi anggota Pramuka Penggalang tersebut.
Ka Mabigus, Sukmawan berpesan kepada seluruh peserta Pramuka Penggalang yang mewakili MTsN 16 Ciamis agar bisa menjaga kesehatan serta mengikuti kegiatan Jambore Madrasah dengan penuh disiplin dan menjaga nama baik madrasah dengan sebaik-baiknya.
"Kegiatan ini sangat jarang dilakukan, apalagi ini kan kegiatan pesta Jambore Madrasah. Kami berharap kepada adik-adik yang menjadi delegasi dari MTsN 16 Ciamis bisa ikut mewarnai kegiatan jambore ini dengan baik," pungkasnya. ***
Pewarta: Hasbi Habibi
Senin, 17 Juli 2023
MTsN 16 Ciamis Gelar IHT Implementasi Kurikulum Merdeka
Pewarta:
Hasbi Habibi
Jumat, 16 Juni 2023
Acara Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 16 Ciamis Berlangsung Meriah
Jumat, 09 Juni 2023
Siswa Kelas IX MTsN 16 Ciamis Dinyatakan Lulus 100%
Cisaga Ciamis - Pengumuman kelulusan menjadi salah satu momen bersejarah bagi siswa-siswi kelas IX MTs Negeri 16 Ciamis. Pasalnya, pada tanggal 8 Juni 2023 hampir seluruh sekolah jenjang SLTP (SMP/MTs) di Indonesia mengeluarkan pengumuman kelulusan Tahun Pelajaran 2022/2023.
Setelah melalui proses perjuangan mereka selama beberapa bulan terakhir, mengikuti berbagai macam ujian dan penilaian yang diadakan pihak madrasah termasuk Ujian Praktik dan Asesmen Madrasah (AM) sebagai salah satu dasar penentu kelayakan mereka dapat lulus dari jenjang saat ini atau tidak.
Peserta didik MTs Negeri 16 Ciamis dikumpulkan di masjid untuk mendapatkan arahan, bimbingan spiritual dan melakukan doa bersama, sementara Surat Keputusan hasil kelulusan kelas IX MTsN 16 Ciamis diumumkan dan diambil langsung oleh orang tua/ wali siswa di Lantai II (Kamis, 8/6/2023) Pukul 10.10 WIB.
Saat memberikan sambutan pada acara pengumuman kelulusan, Kepala MTsN 16 Ciamis, Drs. H. Nendi Supendi, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat untuk peserta didik kelas IX yang disampaikan di hadapan para orangtua/ wali siswa, yang telah berhasil menyelesaikan studi dan dinyatakan lulus pada jenjang pendidikan tingkat menengah pertama di MTs Negeri 16 Ciamis.
Menurutnya, “Capaian anak didik kelas IX MTsN 16 Ciamis tahun ini sangat menggembirakan, alhamdulillah berhasil lulus 100%, dengan rata-rata nilai Asesmen Madrasah 83,25. Namun kita sadari bahwa masih panjang jenjang ke depan yang akan dihadapi anak didik. Untuk itu, bimbingan Bapak/Ibu orang tua atau wali siswa sangat menentukan masa depan anak-anak,” ungkapnya.
Selain itu, Kepala Madrasah menegaskan bahwa peserta didik dilarang melakukan konvoi, corat-coret atau melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Selanjutnya, sebagai informasi tambahan, untuk penerbitan ijazah kelulusan dapat dikeluarkan oleh satuan pendidikan (sekolah), paling cepat adalah satu hari setelah pengumuman kelulusan peserta didik disampaikan, dan batas akhirnya paling lambat tanggal 31 Juli 2023. Untuk MTsN 16 Ciamis, insya Allah akan dibagikan pada Acara Pelepasan Kelas IX minggu yang akan datang. []
Pewarta: Hasbi Habibi
Jumat, 02 Juni 2023
Bikin Bangga, Alumni MTsN 16 Ciamis Jadi Perawat Terbaik di Rumah Sakit Riyadh
“Syukron ‘ala jami’i al-asaatidzi, terima kasih guru-guruku, semoga prestasi MTsN 16 Ciamis bisa terus meningkat, dan para alumninya sukses di masa mendatang di berbagai karirnya,” pungkasnya. []
Rabu, 24 Mei 2023
Desa Bangunharja Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik
Cisaga Ciamis – Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ditetapkan sebagai salah satu dari 10 Desa Wisata Terbaik di Kabupaten Ciamis oleh Tim Anugerah Desa Wisata Ciamis.
Pesona keindahan alam pedesaan Bangunharja seolah-olah tak ada habisnya untuk dijelajahi, tak terkecuali suasana wisata alamnya lengkap dengan keindahan aliran-aliran sungainya.
Desa yang yang dijuluki Kampoeng Kamoeti dan mulai melejit dengan abon ikan nilanya ini berjarak sekitar 32 km dari alun-alun Kabupaten Ciamis, yang secara geografis berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.
Destinasi yang dimiliki Desa Bangunharja, di antaranya Curug Cicapar dan Sungai Cicapar. Curug Cicapar berada di area Perhutani yang dikelilingi pohon jati dengan suasana alam yang masih asri. Airnya bersumber langsung dari mata air yang sangat jernih.
“Untuk menuju Curug Cicapar, pengunjung harus melewati jalan setapak, ya sedikit curam, yang dikelilingi hutan yang rimbun,” ujar Ibu Kuwu, Neli Nuraeni, S.Ag. disela-sela kesibukannya.
Selanjutnya Kepala Desa Bangunharja, Carikin, S.Ag., M.Pd.I didampingi Ibu Kuwu mengatakan bahwa selain destinasi itu, Bangunharja memiliki wisata wahana air Bendungan Bantarheulang yang sangat menarik.
“Bahkan pada hari Minggu (28/05/2023) akan diadakan Launching Fun Tubing di Bantarheulang yang cukup memacu adrenalin,” imbuhnya. []
Pewarta: KH
Senin, 01 Mei 2023
Pentingnya Pengelolaan Arsip yang Tepat di Sekolah
Penulis
Karman, S.Pd.I
(Kepala Tata Usaha MTsN 16 Ciamis)
Sekolah/madrasah,
dalam kegiatan sehari-harinya maupun kegiatan secara historis, tidak akan
terlepas dari aktivitas pengarsipan. Karena itu keberadaan kearsipan sangat
diperlukan. Dengan adanya kegiatan di sekolah/madrasah, arsip akan terus tumbuh
dan berkembang secara akumulatif sesuai dengan semakin kompleksnya fungsi dan
tugas bagian tata usaha.
Arsip
mempunyai peranan yang sangat penting bagi sebuah organisasi (sekolah/
madrasah), terutama arsip dinamis aktif. Karenanya, keberadaan arsip perlu
mendapatkan perhatian khusus, sehingga benar-benar menunjukkan peran sebagai
pendukung dalam penyelesaian pekerjaan yang dilakukan semua personel dalam
sekolah tersebut. Arsip yang disimpan merupakan bank data yang dapat dijadikan
pencarian informasi apabila diperlukan. Dengan demikian kita bisa mengingat
atau menemukan kembali informasi-informasi yang terekam dalam arsip tersebut.
Salah satu
komponen paling penting dalam managemen kearsipan adalah tata persuratan dan
pengurusan surat. Surat dapat diartikan sebagai sumber informasi yang penting
sehingga dapat dijadikan bukti otentik. Pengurusan surat merupakan salah satu
elemen dan fungsi arti program manajemen kearsipan. Dengan melaksanakan
pengelolaan surat secara efektif akan mempercepat proses pelaksanaan kerja.
Tugas pokok
bagian arsip di sekolah, contohnya madrasah adalah:
a.
Melakukan pengelolaan tata persuratan dan
kearsipan
b. Melakukan pelayanan pengadaan dan
pemeliharaan, perlengkapan dan administrasi kerumah-tanggaan.
Sedangkan
fungsinya adalah:
a.
Melakukan kegiatan pengelolaan surat
sejak diterima, diarahkan, dicatat dan didistribusikan ke unit pengolah dan
sejak surat ditandatangani dari unit pengolah kemudian dikirim ke alamat yang
dituju.
b.
Melakukan pengolaan informasi tertulis
yang mencakup pengaturan jenis format, penyiapan, pengaman, pengabsahan,
distribusi, dan penyimpanan serta media yang digunakan dalam komunikasi
kedinasan.
Adapun tujuan
dari tata persuratan adalah:
1.
Menciptakan keseragaman dalam pola umum
penyelenggaraan tata persuratan.
2.
Mewujudkan tata kearsipan yang lebih
berdaya guna berhasil guna.
3.
Menunjang kelancaran komunikasi kedinasan
dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya.
4.
Meningkatkan daya guna dan hasil guna
secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan dalam tugas-tugas kedinasan.
Keadaan yang
Diinginkan
Setiap kegiatan
diperlukan bantuan data, demikian juga dalam pengambilan keputusan yang lebih
popular dengan Sistem Informasi Manajemen. Tersedianya data yang lengkap akan
menghasilkan keputusan secara efektif dan efesien.
Sistem di sini
diartikan sebagai suatu mekanisme yang mengatur data mulai dari pengumpulan,
pemilihan, pengolahan, penyimpanan, penemuan kembali, penyajian,
pendistribusian kepada manajemen atau pengambilan keputusan. Informasi adalah
data yang sudah diolah sesuai dengan kebutuhan pengambilan keputusan.
Manajemen dalam
konteks ini adalah para pimpinan yang bertugas membuat masing-masing fungsi
yang ada di suatu organisasi. Arsip dalam berbagai bentuk, jenis dan tingkat
fungsionalnya, merupakan salah satu sumber data. Efektivitas arsip dalam peran
dan fungsinya sangat tergantung dari manajemen kearsipan yang diterapkan.
Dengan ini maka pengelolaan arsip di lingkungan sekolah yang baik, katanya, akan menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pengelolaan arsip yang tepat akan menciptakan administrasi sekolah/madrasah yang benar, sehingga dapat menunjang efektivitas, efisiensi, maupun produktivitas bagi sekolah/madrasah. []
Sabtu, 29 April 2023
Keseruan Ujian Praktik SBK di MTsN 16 Ciamis
Cisaga Ciamis - MTs Negeri 16 Ciamis menggelar Ujian Praktik SBK (Seni Budaya & Keterampilan) dengan mengemasnya dalam kegiatan keterampilan sablon/ cetak saring sebagai satu teknik proses cetak yang menggunakan layar (screen), Sabtu (29/04/2023).
Muatan SBK sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya dalam satu bidang kegiatan saja karena budaya dan keterampilan itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan.
Kepala MTsN 16 Ciamis, Drs. H. Nendi Supendi, M.Pd. mengatakan, “Ujian Praktik SBK sebagai ujian praktik perdana melalui keterampilan sablon ini merupakan keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik.”
Guru SBK, Didi Heryadi, didampingi Wakamad Kurikulum, Tarjono, memberikan laporan bahwa Ujian Praktik Kelas IX kali ini nampak berbeda dari tahun ke tahun dengan adanya kreativitas yang baru. “Kegiatan keterampilan sablon dalam Ujian Praktik SBK Kelas IX ini mampu menghipnotis antusias anak didik,” ujar Didi.
Sulistiani, peserta Ujian Praktik Kelas IX mengaku senang dengan seluruh rangkaian kegiatan Ujian Praktik di hari pertama ujian melalui unjuk keterampilan seperti ini. “Praktik menyablon di sekolah ini cukup seru dan menyenangkan. Dalam ujian ini saya harus benar-benar teliti dan hati-hati, tapi akhirnya saya bisa praktik sendiri,” tuturnya.
Kepala MTsN 16 Ciamis menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjaring semua bakat dan minat yang ada pada diri peserta didik, terlebih saat peserta didik Kelas IX akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Konsep Ujian Praktik SBK seperti ini merupakan pembelajaran kolaboratif yang sudah diterapkan di MTsN 16 Ciamis.
“Lakukan apa yang kamu bisa, dengan apa yang kamu miliki. Bapak berharap kalian mampu menampilkan yang lebih baik lagi dari yang baik ini,” pungkas H. Nendi sebagai Kepala MTsN 16 Ciamis didampingi Kepala Tata Usaha, Karman. ***
Pewarta: Kang_Hasbi